Filmnya Sukses, Beginilah Thor Ragnarok Dimata Kritikus
Review Films

Filmnya Sukses, Beginilah Thor Ragnarok Dimata Kritikus

Image: marvel.com

Terpilihnya Taika Waititi sebagai sutradara, membuat banyak pecinta film memprediksi bahwa Thor Ragnarok akan tampil lebih baik dibandingkan dengan film-film terdahulunya. Prediksi ini ditujukkan bukan tanpa alasan, melainkan diambil dari rekam jejak sang sutradara dalam menahkodai berbagai film seperti What We Do in the Shadows hingga Hunt for the Wilderpeople yang selalu sukses memikat hati para kritikus dunia.

alterntif text

Prediksi itu pun terbukti benar, jika kita tinjau dari data-data dua situs review aggregator Rottentomatoes dan Metacritic yang memperlihatkan persentasi sangat baik.

Dari rottentomatoes sendiri, Thor Ragnarok berhasil mengumpulkan nilai 93 dari 100% bersama 236 ulasan positif serta 18 ulasan negatif. Dan di Metacritic, film ketiga dari waralaba Thor ini sukses membukukan nilai 73 dari 100, mendapatkan 43 komentar positif, 3 seimbang, serta 0 komentar negatif.

Kesimpulan Konsensus Rottentomatoes

Bahkan, konsensus kritikus Rottentomatoes sendiri juga menyimpulkan bahwa film ini; Menarik, lucu, dan yang terpenting: menyenangkan. Thor: Ragnarok adalah petualangan kosmos penuh warna yang membawa standar baru untuk waralaba Thor, juga keseluruhan MCU.

*Baca juga: Kingsman 2: The Golden Circle, Menceritakan Ambisi Balas Dendam

Selain itu, dengan suksesnya film ini, banyak yang memuji cara penyutradaraan Taika Waititi dinilai sangat tepat dalam menghadirkan unsur komedi segar dalam film bernuansa superhero ini.

“Direktur Taika Waititi memiliki kecenderungan untuk melakukan komedi yang terjadi di hampir setiap adegan.” tulis Tony Norman dari Pittsburgh Post-Gazette.

“Humor terdepan ini adalah bagian besar dari apa yang membuat Thor: Ragnarok hanya tentang film superhero paling lucu yang pernah saya lihat.” kata Stephen Romei dari The Australian.

Bahkan, banyak juga yang menyebutkan bahwa Taika Waititi berhasil membuat film ini berwarna dibanding dengan sebagian film MCU yang hanya memperlihatkan keseriusan sang karakter.

“Taika Waititi sangat sadar bahwa Thor: Ragnarok adalah respons yang tepat terhadap keangkuhan dan pretensi yang menandai sebagian besar film di Marvel Cinematic Universe.” pungkasi Nandini Ramnath dari Scroll.in.

Namun juga tidak sedikit kritikus yang serta memberikan komentar negatif terhadap film besutan Marvel Studios ini.

“Ada sesuatu yang sedikit salah tentang bagaimana film ini menangani karakter utamanya.” ungkap Sonny Bunch dari Washington Free Beacon.

Komentar Sonny Bunch rasanya dibenarkan oleh James Berardinelli dari ReelViews yang mengatakan bahwa film ini tidak menjiwai karakter-karakternya.

Penggemar superhero pantas menerima lebih baik dari ini. Pertempuran harus memiliki hati, bahaya, dan konsekuensi. Konflik di Thor: Ragnarok kurang ketiganya.” ujarnya.

Thor Film Terlemah MCU?

Terlepas dari itu, selama ini waralaba Thor bisa dibilang merupakan titik lemah MCU. Film Thor (2011) dan Thor: The Dark World (2013) masing-masing dapat rating 66 dan 77 persen saja dari Rottentomatoes. Bandingkan dengan dua film perdana Captain Amerika, yakni The First Avenger (2011) dan The Winter Soldier (2014) yang berhasil membukukan nilai masing-masing 80 dan 89 persen. Oleh sebab itu, Thor Ragnarok ini bisa dikatakan sebagai film Thor tersukses secara komersial maupun kritik.

*Baca juga: Inilah 14 Perubahan Kostum Superhero Dari Dulu Hingga Sekarang

Kesuksesan tersebut juga bisa dilihat dari komentar salah satu pengulas di Metacritic, Bryan Bishop dari The Verge, mengatakan bahwa Thor Ragnarok merupakan film menyenangkan dari film-film superhero lain.

“Film ini terasa antusias, sebuah penggambaran ulang gagasan mengenai potensi film-film Marvel. Hasilnya adalah sebuah tontonan yang riang gembira, yang menjadikannya sebagai pengalaman paling menyenangkan yang pernah saya hadapi dalam film-film pahlawan super,” tulis Bishop.

Sinopsis Thor Ragnarok

Film ini sendiri mengikuti kelanjutan film sebelumnya, yaitu The Dark World.  Yakni menceritakan Thor kembali ke Asgard dan menyadari bahwa saudaranya Loki masih hidup dan menyamar jadi pemimpin Asgard sekaligus ayah mereka, Odin.

Pada pemerintahan ‘Odin Palsu’ tersebutlah banyak kekacauan terjadi di Asgard. Bahkan yang lebih parah, pada pemerintahan tersebut juga bebas sesosok penjahat paling ditakuti, yaitu Hela.

Namun sayang, saat kejadian tersebut terjadi, Thor justru terperangkap di planet Sakaar, sebuah planet pembuangan sampah. Menariknya, untuk bisa kembali ke tempat kelahirannya, Asgard, ia terpaksa mengikuti arena gladiator dan bertarung dengan rekannya sendiri di The Avengers, yakni Hulk.

Kendati demikian, Thor Ragnarok akan dibintangi oleh aktor-aktris berkualitas seperti Chris Hemsworth sebagai Thor, Mark Ruffalo sebagai The Hulk, dan Benedict Cumberbatch sebagai Dr. Strange. Selain itu, pemain tambahan seperti Tom Hiddleston, Jaimie Alexander dan Tessa Thomson juga akan meramaikan film ini.

*Baca juga: 25 kata-kata bijak film barat yang akan membuatmu termotivasi

Sementara jadwal tayang, Thor Ragnarok sudah tayang pada 25 Oktober (2017) silam di Indonesia. Dan berhasil mengumpulkan pendapatan penayangan perdana di seluruh dunia sebesar 107,6 juta USD atau lebih dari Rp. 1,4 Triliun.

Facebook Comments
Filmnya Sukses, Beginilah Thor Ragnarok Dimata Kritikus
To Top

Subcribe KRITIKUS.id

Masukan alamat email kamu, apabila ingin mendapatkan berita film gratis dari kami. REFRESH untuk lanjut membaca